Uncategorized

Postingan Awal Sesi Minggu Akhir Kuliah


This Will Destroy You – Quiet (video by Paper Fortrees)

Senang sekali rasanya ketika saya tahu ini minggu akhir kuliah sebelum UTS. Rasanya seperti kamu selesai bertapa di Gunung yang tinggi. Tapi jika kalimat itu mengandung unsur konotasi, memang itulah terjadi. Secara geografis, kampus ada di Gunung. Secara akademis, walau seru tapi tugasnya ngaco. Apa benar jadinya kaya  bertapa? Iya. Seriously, kedua faktor itu membuat saya ketinggalan berita – berita. Bukan (hanya) berita yang ada di TV, Twitter, Facebook, atau Dunia Maya lainya. Lebih ke berita teman – teman yang layak untuk diikuti. Misalnya kemarin, teman saya ada yang merantau ke luar kota tau – tau mau balik ke Jogja, pindah kampus karena suatu alasan. Atau ketika saya ga tahu kalau kedua teman saya yang dahulu bersahabat di SMA ternyata lagi ada konflik, parahnya konflik itu sudah selesai. Dan masih banyak contoh lain yang saya ga bisa sebutkan satu persatu

Di waktu luang ini sebenarnya saya masih ada tugas numpuk, entah kenapa saya merasa itu semua ga (belum) penting untuk kali ini. Ada hati kecil yang berbicara “Hey, ketinggalan berita bukan passion lu, gi”. Disisi lain “Eh lu, garap tuh. Lu mau jadi sampah?”. Memang akhir – akhir ini saya workaholic, bukan untuk tugas kuliah tapi untuk pekerjaan. Kaya di Answer Sheet, saya lembur sampe jam 3 untuk bikin materi baru, ‘paperworks’, dan ide” baru. Di Pelem saya buat video sound sample, balasin email, mikir next move mau gimana. Sama di Festival Film Pelajar Jogja 2011 (FFPJ). Pointnya lot of stuffs to do, tapi saya malah lebih suka dengan kerjaan timbang kuliah yang terlalu terpaku. Love? haha, udah dicoba tapi ga (belum) bisa. Saya sebenarnya lagi mendekati tapi ‘passion untuk bribik’ hanya sedikit, atau malah ga ada.

Kali ini saya menolehkan wajah saya ke kanan, membuang muka dari laptop dan menatap gambar, maket, di depanya ada 4 ukulele nganggur. Lalu saya berpikir untuk tulisan ini. ‘Kuliah bikin saya jadi flat. Masa depan, terserah lu’. Lalu saya teringat kejadian Eightivity #5. Waktu itu saya pulang malam gara – gara transport. Dan seharusnya saya bisa berbicara banyak dengan sahabat saya yang jauh – jauh datang Bandung, ingin tahu scene disana seperti apa. Tapi ga bisa. Saya menyesal, banyak sekali yang saya tinggalkan entah karena faktor saya atau faktor lingkungan. Iya postingan pendek ini berupa curcol. Saya ga suka disebut Mahasiswa. Siswa aja udah cukup.

Sekian

p.s. Semoga yang saya bribik baca ini,kemudian dia mengerti kalau saya lagi bribik dia, lol

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s